Slider

Mengulik Kenangan Culinary "Tempoe Doloe" di Semarang: Menyusuri Jejak Kelezatan Tradisional

Semarang, kota yang kaya akan sejarah dan budaya, juga memiliki kekayaan kuliner yang memikat, terutama dalam warisan masakan "Tempoe Doloe" atau masa lalu. Warisan kuliner ini tidak hanya menyajikan hidangan yang lezat, tetapi juga mengingatkan kita pada kenangan dan nostalgia akan masa lalu yang tak terlupakan. Dalam artikel ini, kita akan menggali beberapa hidangan "Tempoe Doloe" yang terkenal di Semarang dan merayakan kelezatan tradisional yang telah bertahan selama bertahun-tahun.

Rujak Pengantin

Rujak Pengantin adalah salah satu hidangan tradisional Semarang yang terkenal sejak zaman dulu. Hidangan ini terdiri dari campuran buah-buahan segar seperti mangga, jambu biji, nanas, dan bengkuang, yang dipadukan dengan saus rujak manis dan pedas. Ditambah dengan taburan kacang tanah, kerupuk, dan potongan ketimun, Rujak Pengantin menawarkan kombinasi rasa yang segar, manis, dan pedas yang memukau.

Lontong Cap Gomeh

Lontong Cap Gomeh adalah hidangan yang biasa disajikan dalam perayaan Tahun Baru Imlek di Semarang, tetapi kini telah menjadi makanan favorit sepanjang tahun. Hidangan ini terdiri dari lontong yang disajikan dengan berbagai lauk seperti tahu, telur, tauge, sayur-sayuran, dan daging sapi yang dimasak dengan bumbu rempah khas Semarang. Kuah yang kental dan beraroma rempah membuat Lontong Cap Gomeh menjadi hidangan yang sangat lezat dan menggugah selera.

Semarang Selat

Semarang Selat adalah hidangan khas Semarang yang terinspirasi oleh masakan Belanda dan Tionghoa. Hidangan ini terdiri dari potongan daging sapi, ayam, atau udang yang dimasak dengan bumbu kari yang kental, disajikan dengan telur rebus, kentang, kacang polong, dan irisan kacang goreng. Semarang Selat memiliki rasa yang kaya dan kompleks, dengan kombinasi bumbu rempah yang menyatu sempurna dengan kuah kari yang gurih.

Tahu Gimbal

Tahu Gimbal adalah makanan ringan yang terkenal di Semarang. Hidangan ini terdiri dari tahu goreng yang dipotong kecil-kecil dan disajikan dengan kuah kental yang terbuat dari santan, bumbu kacang, dan petis. Ditambah dengan irisan kol, tauge, telur rebus, dan kerupuk, Tahu Gimbal menawarkan kombinasi tekstur yang unik dan rasa yang gurih dan lezat.

Soto Semarang

Soto Semarang adalah salah satu versi soto yang populer di Indonesia, tetapi memiliki karakteristik yang unik dengan tambahan koya, yaitu bubuk ikan yang memberikan rasa gurih khas. Hidangan ini terdiri dari potongan daging ayam atau sapi yang dimasak dengan kuah kaldu yang kaya rasa, disajikan dengan bihun, tauge, dan daun bawang. Soto Semarang juga biasanya disajikan dengan telur pindang dan kerupuk udang, memberikan rasa yang khas dan memuaskan.

Menikmati Kenikmatan Kuliner "Tempoe Doloe" di Semarang

Dengan menjelajahi hidangan "Tempoe Doloe" di Semarang, kita dapat merasakan nikmatnya kelezatan tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Selain menikmati sensasi rasa yang unik, kita juga dapat merasakan kehangatan dan kebersamaan dalam setiap suapan yang kita nikmati.


Credit :
Penulis : Nurani P.
Gambar Ilustrasi : Canva
0

Tidak ada komentar

Posting Komentar

both, mystorymag

SERBA SERBI

layanan, eGov, Sosmed, Keamanan Digital
© all rights reserved
made with by Pustaka Media Online